<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>MEMBUKA KEMUNGKINAN</title>
<link>http://agungks.multiply.com/</link>
<description>&#x3C;p style=&#x22;color: blue;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;&#x3C;big&#x3E;&#x3C;br&#x3E;KARENA ADA DIRIMU YANG KUNJUNGI RUMAH INI&#x3C;br&#x3E;&#x3C;big&#x3E;&#x3C;/big&#x3E;&#x3C;/big&#x3E;&#x3C;b&#x3E;&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;</description>
<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 17:10:22 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Fri, 8 Feb 2008 11:08:17 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>MEMBUKA KEMUNGKINAN</title>
<url>http://images.agungks.multiply.com/logo</url>
<link>http://agungks.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>PUISI 57: pada tanah yang bersungai cinta</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;pada tanah yang bersungai cinta&#x3C;br&#x3E;dalam hari yang fajarnya abadi&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;di situ aku tiba-tiba berada&#x3C;br&#x3E;waktu wajahmu kupandangi&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/280/PUISI_57_pada_tanah_yang_bersungai_cinta</guid>
<pubDate>Fri, 8 Feb 2008 11:08:17 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Wasit Sepakbola di Indonesia dan Ucapan Selamat Jalan buat HM Suharto</title>
<description>&#x3C;P align=justify&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;Pertama-tama, saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas&#x26;nbsp;wafatnya HM. Suharto. Semoga keluarga besar Indonesia yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menjalani hidup yang semakin sulit dan semoga ini adalah titik balik dari keterpurukan kita selama ini sehingga Indonesia akan menjadi lebih aman, lebih besar, lebih indah, lebih makmur&#x26;nbsp; atau lebih sejahtera, dan tentunya dalam bidang olah raga jadi lebih menangan.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;Kedua, ini adalah postingan saya setelah postingan terakhir tanggal 7 Desember 2007. Jadi memang saya sedang mengalami saat-saat yang tidak produktif di multiply, bahkan untuk mereplay postingan teman-temanpun tidak produktif.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;Oke, sekarang saya mau bicara tentang wasit sepak bola di Indonesia. Kalau kita perhatikan ketika ada suatu keputusan wasit &#x26;nbsp;yang dirasakan tidak adil oleh pemain, maka wasit itu akan dikelilingi oleh pemain-pemain bola&#x26;nbsp;yang mengajukan protes dan pemain-pemain lain yang berusaha menenangkan teman-temannya. Dalam situasi de...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/279/Wasit_Sepakbola_di_Indonesia_dan_Ucapan_Selamat_Jalan_buat_HM_Suharto</guid>
<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 11:21:44 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>The Remains Of The Day</title>
<description>Hal menarik yang pertama kali terlihat dari buku ini adalah ada orang Jepang menulis novel yang bertema tentang kehidupan seorang kepala pelayan di Inggris dengan sangat baik. Meskipun akhirnya saya bisa memahaminya karena ternyata Kazuo Ishiguro sudah bermukim di Inggris sejak berumur lima tahun.
Novel ini berisi narasi seorang kepala pelayan di Darlington Hall yang bernama Mr. Steven. Demi martabat sebagai kepala pelayan, ia harus mengorbankan hal-hal yang berharga seperti menit-menit menjelang kematian ayahnya dan juga cinta Miss Kenton.
Memang akhirnya Mr. Steven berhasil memenuhi standardnya untuk menjadi kepala pelayan yang baik dan bermartabat. Ia pun merasa &#x22;penuh&#x22; dengan keberhasilan tersebut. Sampai di usianya yang senja sempat muncul penyesalan terhadap beberapa kesempatan yang telah ia sia-siakan. Tetapi justru penyesalan itulah yang mengantarkannya pada kesadaran yang baru bahwa orang tidak bisa hanya berkutat pada kesempatan-kesempatan di masa lalu karena tidak bermanfa...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/reviews/item/26</guid>
<pubDate>Fri, 7 Dec 2007 13:44:26 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Flash Fiction 11; Mata Anak-Anak Itu</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sepasang kekasih itu akhirnya menyadari bahwa setiap anak kecil yang melintas di depan mereka pasti akan memandangi mereka dengan penuh perhatian.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Lelaki itu kemudian menatap kekasihnya dan katakan,&#x22; Meski aku belum mengawinimu namun jiwa anak-anak kita telah merindukan dirimu dan diriku. itu sebabnya mereka hadir ke sini melalui mata anak-anak kecil itu.&#x22;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/277/Flash_Fiction_11_Mata_Anak-Anak_Itu</guid>
<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 16:13:01 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Quotation 27</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;font-family: Verdana;&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Menikah itu agar wanita bahagia dengan kewanitaannya dan laki-laki bahagia dengan kelaki-lakiannya sehingga keduanya bisa bahagia sebagai manusia&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;halo yang sudah menikah, bener gak seh quotation gw?&#x3C;img src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/276/Quotation_27</guid>
<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 14:13:12 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PUISI 56 : Aku Dan Bayi Itu</title>
<description>&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/RyDBTgoKCtUAAGR7KsU1&#x22;&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/RyDBewoKCtUAAG5YWME1&#x22;&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/RyDExAoKCtUAAEXFshI1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignmiddle&#x22; src=&#x22;http://images.agungks.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RyDExAoKCtUAAEXFshI1/aku%20dan%20bayi.jpg?et=djmleDglO3WB0KFMGu23Lg&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;tanganku jadi kekar&#x3C;br&#x3E;saat kugendong bayi lucu itu&#x3C;br&#x3E;&#x26;nbsp; Seketika aku perkasa,&#x3C;br&#x3E;demi makhluk lemah di tanganku&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/274/PUISI_56_Aku_Dan_Bayi_Itu</guid>
<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 16:43:59 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PUISI 55: My Mom&#x27;s Flowers</title>
<description> ini adalah bunga-bunga ibuku&#x3C;br&#x3E; yang ia pelihara dalam cinta&#x3C;br&#x3E; sehingga indah mekarnya&#x3C;br&#x3E; dan wangi semerbak harumnya&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; bunga-bunga itu hidup&#x3C;br&#x3E; oleh sepasang tangan&#x3C;br&#x3E; yang dulu suapi aku&#x3C;br&#x3E; yang dulu belai aku&#x3C;br&#x3E; yang buat tenang jiwaku&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; bunga-bunga itu kakakku&#x3C;br&#x3E; karena mereka lebih dahulu indah&#x3C;br&#x3E; sedang aku masih kuncup yang belumlah mekar&#x3C;br&#x3E; namun ibuku tak pernah berhenti berharap&#x3C;br&#x3E; suatu saat aku akan seindah bunga-bunganya</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/273/PUISI_55_My_Moms_Flowers</guid>
<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 12:52:48 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kegunaan SMS Ucapan Lebaran</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;Sebenarnya saya gak terlalu suka mengirim ucapan lebaran secara borongan melalui SMS. Jika saya mengirim ucapan SMS lebaran maka itu pasti personal sifatnya. Kata-kata dalam SMS saya untuk A dan B pasti berbeda.&#x3C;br&#x3E;Namun yang jadi masalah, dalam setiap musim lebaran saya mendapatkan banyak sekali ucapan lebaran melalui SMS sehingga tidak mungkin bagi saya untuk membalas satu persatu. Jadi solusinya, tidak ada satupun SMS tersebut yang saya balas.&#x3C;br&#x3E;Saya hampir menganggap SMS-SMS tersebut tidak berguna. Sampai suatu ketika saya kehilangan handphone sebelum ramadhan. Meskipun saya bisa mendapatkan kembali nomor handphone saya yang lama, tetapi tetap saja saya kehilangan nomor-nomor kontak yang saya simpan dalam handphone bukan dalam sim card.&#x3C;br&#x3E;Untunglah ada SMS-SMS lebaran yang biasanya pada akhir message menuliskan nama pengirimnya, sehingga nomor-nomor kontak yang hilang bisa saya kumpulkan kembali tanpa harus menanyakan pada yang bersangkutan.&#x3C;img src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;  </description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/271/Kegunaan_SMS_Ucapan_Lebaran</guid>
<pubDate>Sat, 13 Oct 2007 02:10:08 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Semoga Pengorbanan Ini Tidak Sia-Sia</title>
<description>Ini suasana jumat petang di depan TIS. Semoga pengorbanan rakyat di bulan puasa demi pembangunan jalur busway tidaklah sia-sia.</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/photos/album/21/Semoga_Pengorbanan_Ini_Tidak_Sia-Sia</guid>
<pubDate>Mon, 8 Oct 2007 12:11:45 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Tidak Lagi Memerlukan Wanita Cantik (Untuk Dijadikan Istri)</title>
<description> Beberapa hari ini saya sibuk memikirkan sebuah wacana berikut. Cuma, saya perlu ingatkan bahwa jurnal ini gak penting banget loh:&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Begitu banyak lelaki berlomba-lomba untuk mendapatkan wanita idaman yang cantik dengan embel-embel sholihah, pintar, berprilaku baik, dan lain sebagainya.Aku katakan embel-embel karena fokus jurnal ini memang hanya di seputar kecantikan fisik.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Mentalitas lelaki yang demikian merupakan mentalitas konsumen. Karena ia hanya berusaha mengambil apa yang sudah jadi.Bahkan seorang teman menamakan &#x22;perampok&#x22; bagi seorang lelaki yang terobsesi mendapatkan wanita cantik, kaya, pintar, terpandang tanpa memikirkan apa yang sebenarnya bisa ia tawarkan dari dirinya kepada wanita tersebut. Kemudian jika laki-laki itu gagal memenuhi harapannya maka ia pun marah-marah dengan menganggap semua wanita itu matre.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Alih-alih sebagai konsumen, maka laki-laki sebenarnya memiliki potensi menjadi produsen kecantikan. Saya tidak bermaksut mengatakan bahwa laki-laki harus menjadi ahli bed...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/270/Tidak_Lagi_Memerlukan_Wanita_Cantik_Untuk_Dijadikan_Istri</guid>
<pubDate>Wed, 3 Oct 2007 17:33:14 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Melihat Wajah 50 Most Powerful Woman in Business</title>
<description>Barusan buka halaman &#x3C;a href=&#x22;http://money.cnn.com/magazines/fortune/mostpowerfulwomen/2007/&#x22;&#x3E;ini&#x3C;/a&#x3E;, di situ aku melihat foto wajah wanita-wanita sukses di dunia bisnis.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Dalam foto itu semua wajah tersenyum. Semua orang bisa tersenyum ketika difoto. Tapi sepertinya tidak semua orang bisa tersenyum seperti itu. Senyum wanita-wanita sukses itu sangat berenergi. Juga tergambar pada wajah itu antusias atau semangat yang besar. Aku sama sekali tidak melihat perasaan tertekan dalam rona wajah mereka.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Memang, ada banyak faktor yang membuat seseorang sukses. Namun dari wajah-wajah itu&#x26;nbsp; semangat pastilah salah satu faktor yang berperan. Pertanyaan selanjutnya adalah, apa yang membuat mereka selalu bersemangat?&#x3C;br&#x3E;  </description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/269/Melihat_Wajah_50_Most_Powerful_Woman_in_Business</guid>
<pubDate>Mon, 1 Oct 2007 17:04:45 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sadar Realitas Dengan Zakat Mal</title>
<description> Excel pun aku buka. Setelah simulasi perhitungan selesai, keluarlah nilai zakat mal yang harus aku keluarkan tahun ini. Ternyata kewajiban zakatku besar sekali. Simulasipun aku ulangi, barangkali ada perhitungan yang keliru. Ternyata angkanya justru semakin besar.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Perlahan, perasaan tak rela menjalar ke segenap pikiran. Bisa-bisa THR-ku akan habis hanya untuk membayar zakat. Aku hampir takluk sampai pada benteng terakhir muncul sebuah gagasan.&#x3C;br&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E;Sebelum seseorang membayarkan zakat mal, ia harus menghitung jumlah harta yang ia miliki. Jika ia membayar zakat mal setahun sekali maka minimal setahun sekali ia harus menghitung harta yang telah ia dapatkan agar kemudian dikalikan dua setengah persen. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Tahun ini zakat mal yang harus aku keluarkan semakin besar. Aturan ini bukan untuk merampok harta yang aku &#x22;miliki&#x22;. Aturan ini ada untuk mengingatkan bahwa dengan semakin besar nilai zakat mal yang wajib aku bayarkan, artinya semakin banyak pula rejeki yang telah aku terima dibanding tahun-t...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/268/Sadar_Realitas_Dengan_Zakat_Mal</guid>
<pubDate>Fri, 28 Sep 2007 14:44:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Membereskan ucapan Al-Fatehah</title>
<description>   Setiap hari aku memohon untuk ditunjukkan jalan yang lurus. Tapi ternyata jalan hidupku masih bengkok, sering miring ke kiri dan ke kanan. Intinya masih gak nggenah.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Setelah aku pikir-pikir jebul itu wajar....lha wong aku mbaca Al-Fatehah saja masih belum beres.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Tunjukilah jalan yang lurus itu kan ayat ke lima, jadi kalo ayat ke satu sampai empatnya aja belum bener penyikapannya, otomatis ayat ke limanya juga gak akan benar penghayatannya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Bagaimana aku bisa merasa mantap memohon jalan yang lurus jika membathin Alhamdulillah hanya setelah makan saja. Bagaimana aku bisa merasa yakin jika belum tau kenapa bisa Arrohmannirrohim, bahkan hanya untuk menghayati secuil cintanya Allah yang katanya jauh lebih luas dari pada langit dan bumi masih belum sanggup. Bagaimana mungkin doaku itu bisa bergetar jika maliki yaumiddin hanya sebatas retorika bukan tanda kepatuhan. Dan iyyaka na&#x27;budu itu, masih aku baca dengan pikiran kosong.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/267/Membereskan_ucapan_Al-Fatehah</guid>
<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 17:13:11 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bersepeda Malam Hari Untuk Pertama Kali</title>
<description>  &#x3C;a href=&#x22;http://agungks.multiply.com/photos/hi-res/upload/Ru0@vQoKCtUAADY8YVs1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignright&#x22; src=&#x22;http://images.agungks.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Ru0@vQoKCtUAADY8YVs1/IMG_1871_edited.jpg?et=vRjqwedxxAiUtM8nqPjrpw&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;Sebenarnya rencana bersepeda malam hari akan dilaksanakan seminggu yang lalu sebelum puasa. Akan tetapi berhubung saat itu belum ada lampu (belakang) maka rencana tersebut dibatalkan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Berhubung lampu belakang sudah terbeli (cat eye, TL -LD1000) maka Sabtu, 15 September 2007 rencana bersepeda malam hari telah terlaksana.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Saya berangkat dari Sukatani, Cimanggis pada jam 19.30 WIB kemudian tiba di Tebet pada jam 21.00 WIB. Adapun rute yang ditempuh yaitu Sukatani, Cimanggis - Jl. Raya Bogor - Pasar Rebo - Pasar Induk - Pasar Kramat Jati - PGC - Dewi Sartika - Otista - Kampung Melayu - Tebet.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Perjalanan dilakukan sendirian alias bersepeda solo. Alhamdulillah selamet dan juga daya tahan pantat untuk duduk di sadel sudah jauh lebih baik&#x26;nbsp;&#x3C;img src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp; .  &#x3C;br&#x3E;  </description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/266/Bersepeda_Malam_Hari_Untuk_Pertama_Kali</guid>
<pubDate>Sun, 16 Sep 2007 14:44:35 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pulang Kerja Pada Hari Pertama Puasa</title>
<description>Macet total....sampai harus keluar dari bis jemputan di depan POM Bensin MT Haryono (kalo dari cawang di seberang dan sebelum RS Tebet) dan harus berjalan sampai TIS.

Mungkin kalo acara buka bersama keluarga pada hari pertama Ramadhan gak terlalu disakralkan, gak bakal begini</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/photos/album/20/Pulang_Kerja_Pada_Hari_Pertama_Puasa</guid>
<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 21:03:13 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mencari Nama Allah Yang Keseratus</title>
<description>Dalam buku ini terdapat 16 artikel karya Muhammad Zuhri. Judul pertama artikel tersebut dan juga judul dari buku kumpulan artikel ini adalah &#x22;Mencari Nama Allah Yang Keseratus&#x22;.

Berikut adalah ke enam belas judul artikel yang ada dalam buku ini:

1.  Mencari Nama Allah Yang Keseratus
2.  Mencari Tuhan Lewat Seni?
3.  Misteri dan Makna Kematian
4.  Sebuah Alternatif
5.  Gaya Hidup Profetik
6.  Metodologi Proses
7.  Menggapai Sidratul Muntaha
8.  Puasa, Sikap Globalis Yang Akurat
9.  Puasa, Miniatur Perjalanan Kaum Muslimin
10.Selintas Menyingkap Rahasia Malam Qadar
11.Menggapai Martabat Sebagai Sahabat Tuhan (Khalilullah)
12.Tanggung Jawab Kreator
13.Sufi Healing dan Klasifikasi Kausalitas
14.Melahirkan Akhlak Mulia
15.Secawan Anggur Cinta
16.Menggapai Terang

Buku ini cocok untuk para pencari, agar terbuka jalan mendekat pada Allah. Dengan harga yang sangat murah (Rp. 24,900), buku ini merupakan harta karun yang dititipkan Muhammad Zuhri pada pembacanya. 

nb:
...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/reviews/item/25</guid>
<pubDate>Thu, 6 Sep 2007 16:08:18 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kalah Cepat Menyadari Ramadhan Dengan Dunkin Donuts</title>
<description>Pagi ini aku duduk sendiri di dunkin donuts yang terletak di sebelah barat stasiun tebet. Beberapa halaman sebuah buku aku baca sambil menunggu kehadiran seorang teman. Kemudian akupun menyeruput secangkir kopi dan saat itulah pandanganku tertambat pada tulisan ucapan menjalankan ibadah puasa serta selamat merayakan idul fitri.&#x3C;br&#x3E;Satu hal harus akui dengan penuh kejujuran, ternyata dunkin donut, mal-mal, dan pusat konsumerisma jauh lebih cepat menyadari kedatangan bulan Ramadhan dari pada diriku. Sampai pagi ini aku masih merasa bahwa Ramadhan masih lama dan masih banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan persiapan menghadapi Ramadhan.&#x3C;br&#x3E;Aku sebenarnya masih bisa membantah bahwa kesadaran mereka&#x26;nbsp; hanyalah kesadaran ekonomis bukan spiritual, tapi itu tidak penting karena bagaimanapun fenomenanya mereka telah sadar akan kedatangan Ramadhan jauh-jauh hari sehingga mereka telah rampung melakukan berbagai persiapan. Sedang aku, yang mengaku hanya memiliki kepenti...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/265/Kalah_Cepat_Menyadari_Ramadhan_Dengan_Dunkin_Donuts</guid>
<pubDate>Sun, 2 Sep 2007 13:59:14 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ketemu Ima</title>
<description>Sempat gak yakin juga bisa ikutan acara ini mengingat lokasi di Jl Pramuka sedang berangkat dari kantor (Tangerang) baru jam 16.30. Eh, tapi koq ndhilalah jalanan gak macet sehingga jam 18.00 sudah sampai tujuan. Itu artinya dimudahkan, dan kalau dimudahkan artinya barokah. Amiiiiin :)

Niat moto baru keluar menjelang bubarnya acara......jadi cuma gambar2 berikut yg bisa</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/photos/album/19/Ketemu_Ima</guid>
<pubDate>Thu, 30 Aug 2007 15:46:56 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>mengapa aku (masih) suka bersepeda</title>
<description>Ada beberapa alasan mengapa aku masih menyebut sepeda sebagai salah satu hobiku. Kalau dikategorikan maka ada dua alasan yaitu alasan teknis dan alasan filosofis.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Alasan teknis&#x3C;br&#x3E;&#x3C;ul style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;li&#x3E;Aku lulusan fakultas teknik, bahkan teknik mesin. Namun karena roda nasib , aku justru bekerja dalam area cost accounting. Sehingga antara kuliah dan pekerjaan nyaris tidak nyambung. Ditambah aku cenderung suka membaca (novel) dan kalau diperhatikan jurnal-jurnalku di multiply....aku terlalu sibuk dengan puisi. Dengan bersepeda, aku kembali mengutak-atik barang mekanik sehingga sedikit demi sedikit aku mengembalikan insting engineer-ku. Aku tidak perlu menjadi engineer kembali, tapi paling tidak hidup lebih seimbang.&#x3C;/li&#x3E;&#x3C;li&#x3E;Jadi lebih sering berolah raga karena sayang aja...sudah keluar duit beli sepeda tapi gak pernah dipakai.&#x3C;/li&#x3E;&#x3C;li&#x3E;Teman makin banyak. Lagi pula, di jalanan jadi lebih sering tersenyum karena menyapa sesama pengguna sepeda.&#x3C;/li&#x3E;&#x3C;li&#x3E;dll&#x3C;/li&#x3E;&#x3C;/ul&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Alasan filosofis&#x3C;br&#x3E;&#x3C;ul style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;li&#x3E;Dari salah satu situs sepeda (sorry yaaa lupa) disebutkan bahwa ketika ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/264/mengapa_aku_masih_suka_bersepeda</guid>
<pubDate>Thu, 23 Aug 2007 15:30:28 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PUISI 53: karena ada dalam puisimu</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;ini hanya secangkir kopi pahit &#x3C;br&#x3E;yang berasa manis &#x3C;br&#x3E;karena ada dalam puisimu&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/263/PUISI_53_karena_ada_dalam_puisimu</guid>
<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 16:36:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PUISI 52: diciptakan-Nya air mata</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;diciptakan air mata pada hati yang gelisah&#x3C;br&#x3E;agar terdiam jiwa yang tak tenang&#x3C;br&#x3E;sehingga tersadar dalam keheningan&#x3C;br&#x3E;bahwa hidup tak akan dibiarkan sendiri&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;sebab, &#x3C;br&#x3E;selalu ada gerak Illahi &#x3C;br&#x3E;mengendap halus tanpa lelah&#x3C;br&#x3E;dalam perjalanan untuk kembali &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/262/PUISI_52_diciptakan-Nya_air_mata</guid>
<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 15:56:12 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>My Friends</title>
<description>katanya, kalo mau tau karakter seseorang, lihatlah teman-temannya. berikut teman2 saya yg bukan dari lingkaran multiply. berhubung orang pabrik, kebanyakan laki-laki :p</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/photos/album/18/My_Friends</guid>
<pubDate>Sun, 19 Aug 2007 14:20:27 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PUISI 51: Benua Mendung</title>
<description>Puisi ini aku tulis sekitar sebulan yang lalu. Hanya saja baru sekarang aku posting dengan harapan aku bisa memperbaikinya lagi. Ternyata, aku tidak melakukan perbaikan apapun kecuali sedikit sekali. Jadi, sudahlah daripada mengendap terlalu lama, aku posting saja malam ini:&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;ketika kau tanya mengapa aku diam saja&#x3C;br&#x3E;sebenarnya aku makin terseret &#x3C;br&#x3E;ke dalam lautan gelisah &#x3C;br&#x3E;yang hampir membuatku menangis&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;kau tak tahu,&#x3C;br&#x3E;sebenarnya tangan ini ingin terangkat&#x3C;br&#x3E;menutup wajahku &#x3C;br&#x3E;menahan air yang tertahan di ujung mataku&#x3C;br&#x3E;tapi,&#x3C;br&#x3E;tetap saja kau bilang&#x3C;br&#x3E;&#x22;senyummu manis hari ini&#x22;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;aku tak sepakat dengan dirimu&#x3C;br&#x3E;yang katakan ini hari yang cerah&#x3C;br&#x3E;karena yang kulihat di atas sana&#x3C;br&#x3E;adalah awan gelap yang tak tampak tepinya&#x3C;br&#x3E;yang semakin lama semakin tebal&#x3C;br&#x3E;hingga kupikir pastilah engkau bermimpi&#x3C;br&#x3E;karena tak ada cerah di sini,&#x3C;br&#x3E;cahaya harus bersusah payah&#x3C;br&#x3E;lewati sela-sela benua mendung&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;sial....&#x3C;br&#x3E;kamu keras kepala rupanya&#x3C;br&#x3E;bisanya kau katakan&#x3C;br&#x3E;&#x22;baiklah, ini memang mendung,&#x3C;br&#x3E;dan ini waktu terindah buat sebait puisi dan secangkir kopi&#x22; &#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/261/PUISI_51_Benua_Mendung</guid>
<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 16:07:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sehari Bersama Murid Kemudian Gurunya</title>
<description>   &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rr8MyAoKCtUAACglugQ1&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;Dalam rentang kurang dari 24 jam aku mengaji pada murid dan kemudian di susul mengaji kepada guru dari murid tersebut.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;http://agungks.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rr8MyAoKCtUAACglugQ1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.agungks.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rr8MyAoKCtUAACglugQ1/Picture%20012.jpg?et=p5KQAoZ9AVB56v0F%2Cc13hA&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;Yang pertama, aku mendengarkan hikmah-hikmah dari Emha Ainun Nadjib pada acara Kenduri Cinta yang dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki. Aku setia mendengarkan ceramah Cak Nun dari jam 21.00 sampai 02.00 WIB. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sujiwo Tejo yang berkali-kali memainkan saxophone-nya, Bertha yang memperkenalkan lagu dari albumnya yang akan dilaunching pada Januari tahun depan, Novia Kolopaking, Kyai Kanjeng, Bambang Wasisto yang pernah menjadi atase pendidikan dan kebudayaan di Inggris, juga tentu saja Mbah Surip. Aku mencintai suasana malam itu dengan&#x26;nbsp; ulasan-ulasan dan musik-musiknya yang bermutu tinggi.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kemudian jam 14.30 WIB aku sudah berada di sebuah tempat di Pondok Indah, tepatnya di belakang Mc Donald. Di situ aku menyerap ilmu-ilmu&#x3C;a href=&#x22;http://agungks.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rr8MyAoKCtUAACglugQ1&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E; dari salah satu gurunya Cak Nun yaitu Bapak Muhammad Zuhri. Pembahasan yang beliau sampaikan yaitu tentang &#x22;Pasca...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/260/Sehari_Bersama_Murid_Kemudian_Gurunya</guid>
<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 13:43:54 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hobi &#x22;Baru&#x22;, Bersepeda</title>
<description>  &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rqd1dQoKCqcAAGCS05Q1&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rqd2IgoKCqcAAHFUG5U1&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rqd2IgoKCqcAAHFUG5U1&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rqd2IgoKCqcAAHFUG5U1&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rqd1dQoKCqcAAGCS05Q1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.agungks.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rqd1dQoKCqcAAGCS05Q1/IMG_1533.JPG?et=odaGdidOc8IDLkOnIdFbVA&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;Sekali-sekali posting jurnal cerita. Bosen juga nulis puisi melulu &#x3C;img src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Minggu, 22 Juli 2007, aku memulai hobby baru, yaitu bersepeda. Dan aku memperingatinya dengan cara bersepeda dari Tebet menuju Taman Mini Indonesia Indah pulang pergi. Adapun jalur yang kugunakan Tebet - Kampung Melayu - Dewi Sartika - Kramat Jati (kapok lewat tempat ini karena ini pasar tradisional, macet dan karena kaki terkena air buat nyuci ikan) - TMII. Rute yang lumayan jauh untuk permulaan. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sebenarnya ini bukan permulaan. Sewaktu masih SMP di Yogya, tiap hari aku bersepeda dari Gedong Kuning sampai SMP Negeri 2 (depan Shopping Centre). Itu masih kalah heroik dengan teman sekelasku, seorang perempuan, setiap hari dia bersepeda meskipun rumahnya di daerah kasongan, Mbantul. Dan sepeda yang ia pakai masih model sepeda lama warna hijau dengan merk phoniex.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pada periode itu aku pernah melakukan &#x22;touring&#x22; dengan jarak relatif sangat jauh (30 km, bolak-balik jadi 60 km). Karena keyakinan tidak bakal diijinkan oleh Pakd...</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/259/Hobi_Baru_Bersepeda</guid>
<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 16:12:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Tulisan Lama 3: Wisuda</title>
<description>15 Januari 2002 (22.20 WIB)&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Malam ini, saat aku hendak pejamkan mataku, tiba-tiba aku teringat akan sebuah adegan di masa laluku. aku teringat suatu kejadian di saat aku masih SMP. Waktu itu aku menjawab sebuah pertanyaan tertulis. Aku memberi jawaban yang membuatku berenergi. Aku merasa bahagia karena bisa memberikan jawaban yang berbeda dengan jawaban teman-temanku. Aku gembira karena aku unik.&#x3C;br&#x3E;Tetapi hatiku hancur ketika aku mengetahui nilai jawabanku. Aku mendapat nilai biasa-biasa saja. Aku merasa sangat konyol karena sempat merasa gembira. Ternyata aku tidak boleh menjadi unik. Aku harus jadi orang biasa-biasa saja. Semua harus merujuk buku yang sama. Ini lebih menyakitkan daripada putus cinta.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sekarang aku sudah selesai kuliah. Saat yang tepat untuk mengembalikan keunikanku. Sekarang hanya diriku saja yang benar-benar berhak menilai diriku. Saat ini aku bebas untuk memilih persepsi atas suatu masalah.&#x3C;br&#x3E;Semoga aku bisa cepat beradaptasi dengan hal baru ini.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://agungks.multiply.com/journal/item/258/Tulisan_Lama_3_Wisuda</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 15:14:10 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>