 | Category: | Books | | Genre: | History | | Author: | Maria Rosa Menocal |
Tujuan penulisan sejarah adalah agar menjadi inspirasi bagi umat manusia dalam menghadapi masa mendatang. Sejarah ditulis bukan sekedar untuk sebuah nostalgia, kerinduan akan masa lalu, atau sekedar ekspresi ketakberdayaan dalam menghadapi hari ini.
Dengan buku yang berjudul Sepotong Surga di Andalusia, Maria Rosa Menocal telah memberikan inspirasi bagi umat manusia dalam membangun peradabannya di masa sekarang. Buku ini menegaskan bahwa kerukunan hidup beragama dalam bingkai peradaban yang tinggi bukanlah sebuh ilusi. Keadaan itu pernah menjadi kenyataan di sebuah negeri bernama Andalusia (Spanyol) pada abad ke 7 sampai ke 14 M.
Saat itu Kristen, Yahudi, dan Islam bisa hidup berdampingan dengan relatif sangat damai. Bahkan saat itu Umat Yahudi menikmati kejayaan eksistensi mereka yang sudah lama tidak mereka rasakan. Mereka mendapat peranan besar dalam bidang perekonomian, kebudayaan, bahkan pemerintahan di mana pernah ada seorang Yahudi menjadi perdana mentri paling berpengaruh dalam Dinasti Ummayah. Sebagai tambahan, Karen Armstrong dalam bagian pengantar bukunya yang berjudul Muhammad Sang Nabi menyatakan bahwa pernah ada perumpamaan yang menggambarkan kerukunan umat Kristen, Yahudi, dan Islam di masa itu bahwa bukan hal yang aneh jika orang Kristen, Yahudi, dan Islam tidur dalam selimut yang sama.
Dalam buku ini, Maria Rosa Menocal juga menjelaskan panjang lebar pengaruh kehadiran Dinasti Ummayah di Andalusia bagi perkembangan bahasa Ibrani, bahasa-bahasa di daratan Eropa, dan juga perkembangan sastra Eropa. Semua itu tidak lepas dari pesona Bahasa Arab bagi orang Eropa di masa itu.
Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat indah sehingga membius orang-orang Andalusia meskipun mereka berasal dari komunitas Kristen dan Yahudi. Anak-anak muda sangat bergairah mempelajari bahasa Arab dan juga membaca buku-buku bahasa Arab yang diimpor dari Dinasti Abbasiyah di Damaskus.
Karena pesona yang tidak terdapat pada bahasa Latin, maka mulai pada saat itulah bible dan juga liturgi-liturgi Kristen mulai ditulis dengan bahasa Arab. Bahasa Ibrani juga mengalami perubahan pada masa itu, sebelumnya bahasa Ibrani hanyalah bahasa liturgi yang kaku. Dengan pengaruh bahasa Arab, bahasa Ibrani menjadi lebih indah dan digunakan untuk menulis syair-syair puisi.
Buku ini juga menjelaskan pula kronologis berakhirnya Dinasti Ummayah dan juga dampak-dampaknya bagi perkembangan politik, agama, bahasa, dan juga kebudayaan di Eropa. Ditegaskan juga bahwa Dinasti Ummayah jatuh bukan karena serangan dari luar tapi memang karena kelalaiannya sendiri akibat terbuai kemajuan yang telah mereka capai.
Intinya : gak rugi ngeluarin duit 60 rb buat buku ini.

 | dah liat buku ini dua minggu yang lalu, tapi lebih memilih mengambil buku yang laen :-D |
 | macem2, sko buku tentang dajal ngasi resep masakan :-D |
 | ck ck ck...masih rajin membaca, jangan lupa ngurus istri loh :D |
 | justru sekarang malah sibuk "saling urus" dengan istri, beberapa buku baru justru masih tersegel :-p |
 | ada judul versi inggris-nya ga ya...? btw, apa kabar nih...? |
 | agungks wrote on Jul 13, '07, edited on Jul 14, '07 judul aslinya The Ornament Of The World
Kabarnya baek, Alhamdulillah masih melajang :D......sdh lama jg nih gw gak baca jurnalnya Endang *lsg meluncur ke zahirsbabe.multiply.com* |
 | Wow, keknya keren banget ini buku! Jadi penasaraaaaaaaaaaaaaaan :-) |
 | beli dong versi inggrisnya...trus kalo kita kopdar, kita tukeran versi inggris sama indonesia :p |
 | serius amir bukunya... *ngusap peluh di kening* |
 | di bandung dingin, neng....gak bakal keringatan lagi :D |
| |